Apa Sih Enaknya Jadi Driver Ojol??

Sakahayangna.com – selamat wayah kieu baraya.. Kumaha kabarna? Semoga sehat wal’afiat dan ga kekurangan sesuatu apapun. Tak terasa sekarang udah di awal tahun 2020, tentunya kita berharap semoga tahun ini kita bisa menjadi lebih baik dari tahun kemaren. Oh iya kali ini mamang akan menceritakan tentang suka dukanya menjadi seorang driver ojol, lebih tepatnya sukanya ya baraya.. Karena dukanya atau ga enaknya udah mamang ceritakan di artikel yang lalu.. Ok, terus pantengin ya baraya, jangan lupa sadiakeun kopi plus pisang goreng, boled, gorengan atau camilan na, soalna lumayan panjang picaritaeun na.. Haha.. Cekidot..

Setiap pekerjaan yang kita geluti tentunya memiliki sesuatu yang membuat kita bahagia, nyaman, bersemangat dan dengan senang hati kita melakoninya. Tak terkecuali pekerjaan sebagai driver ojol alias ojek online.. Yaaa walaupun terkadang pekerjaan ini masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, tapi tak menyurutkan sebagian yang lainnya untuk berbondong-bondong mendaftar sebagai mitra atau driver ojol. Latar belakang atau alasannya pun berbeda-beda, ada yang cuma sambilan aja, ada juga yang memang fulltime dan menjadikannya sebagai mata pencahariannya, ya seperti mamang ini. Hehe..

Nah, emang apa sih enaknya menjadi driver ojol? Berikut pengalaman mamang yang setidaknya sudah setahun terakhir menjadi bagian dari geng ijo.. Hihi..

Tak terikat waktu kerja. Kalau kita kerja di kantoran atau di pabrik, tentunya kita pasti diatur jam kerjanya.. Jam berapa kita kudu masuk kerja dan jam berapa pulang kerjanya.. Tak jarang juga ada sistem shif-shif an.. Trus juga ada lemburan.. Nah, jadi ojol mah kumaha urang, rek narik (onbid) jam baraha wae ge kumaha urang, mau berangkat jam 8 isuk, jam 9 pagi atau mau onbid jam 6sore pun ga masalah πŸ˜‚πŸ˜‚ artinya sakahayangna urang we ngatur jadwal gawena 😁 rek mangkat isuk mangga, rek beurang silahkan, mau malam pun terserah.. Haha.. Misalnya juga kita udah mencapat target atau cukup sedapatnya aja kita ingin pulang, ya saat itu juga kita pulang aja πŸ˜…

Bisa mendapatkan penghasilan lebih. Dalam dunia kerja perkantoran atau pabrik, kita tentunya setiap bulan akan mendapatkan bayaran atau gaji tetap. Kalau mau lebih, kita harus bekerja ekstra alias lembur. Hal ini tidak berlaku di dunia perojolan. πŸ˜… Kita musti pandai-pandai mengatur strategi untuk mendapatkan sejumlah rupiah yang kita inginkan.. Misalnya jam segini ramainya orderan apa, jam segini kira-kira dimana tempat yang ramai orderan, dan lain-lain.. Ya intinya kalau mau mendapatkan hasil gede, kita musti punya strategi dan lebih rajin lagi ngebidnya.. Tinggal kita atur aja tiap bulannya mau dapat berapa, cukup satu digit atau dua digit juga bisa.. Haha.. Tapi mamang mah ga ada target khusus, sedapatnya aja, yang penting cukup.. Hehe

Punya teman, sahabat dan sodara. Dimanapun, kapanpun dan kemanapun kita pergi, selama kita pakai jaket ijo kebanggaan, kita adalah teman, sahabat sekaligus sodara. Karena kita merasa senasib sepenanggungan, sama-sama hidup dijalan, sama-sama punya resiko yang sama.. Jadi semisal kita terjadi laka di jalan, tanpa dikomando pun si jaket ijo akan menolong kita sampai kondusif.. 😁

Kita nongkrong di satu tempat, si jaket ijo selalu welcome. Tak jarang misalnya kita kelelahan dan pengen rehat atau sekedar ngecas hape, di tiap lokasi pasti ada basecamp dan rekan-rekan dengan senang hati akan menerima kita dengan tangan terbuka. Jadi kemanapun roda kendaraan kita berputar, di situ ada orang yang akan menjaga kita..

Hobi yang dibayar. Setiap orang memang punya hobi yang berbeda-beda, ada yg suka mancing, nonton, jalan-jalan, belanja dan lain-lain.. Kadang demi hobi, orang akan melakukan apapun demi menyalurkan hobinya tersebut.. Misalnya cuti kerja demi ingin jalan-jalan ke suatu daerah, atau bahkan ga masuk kerja dengan alasan yang dibuat-buat.. Haha.. Nah, apa jadinya kalau hobinya momotoran tapi ga mau keluar uang banyak atau bahkan ga perlu keluar uang sepeserpun, tapi justru mendapatkan uang.. πŸ˜‚ tepat sekali kalau disebut hobi yang dibayar kan.. Hihihi.. πŸ˜‚πŸ˜‚

Bisa shalat di mesjid yang berbeda-beda. Kalau kerja di kantoran atau pabrik, pastinya kita akan shalat di mushola/mesjid yang itu-itu aja, atau paling ga sesekali kita keluar kantor dan shalat di mesjid yang terdekat. Nah, kalau kita jadi ojol tentunya kita tidak akan berdiam diri di satu tempat, kita akan berkeliling ke berbagai lokasi sesuai dengan orderan yang kita terima.. Misalnya kita dapat orderan ke bekasi, pas waktu shalat dzuhur tiba, kita akan shalat di mesjid terdekat di bekasi. Pas waktu shalat ashar kita ada di depok, maka kita akan shalat di mesjid terdekat di kota depok, dan seterusnya..

Seperti kemaren mamang shalat dzuhur di mesjid Yonbekang cibinong, kemudian shalat asharnya di mesjid samping polsek bantar gebang, shalat maghribnya di Jonggol. Haha.. Indah sekali kita bisa melaksanakan ibadah shalat di berbagai mesjid di kota-kota yang kita singgahi, apalagi tepat waktu dan shalat berjamaah..

Bisa berkeliling dan tahu daerah yang sebelumnya ga pernah kita bayangkan. Sebelum mamang jadi ojol, mamang ga pernah tahu dimana itu daerah bantargebang, margonda, tambun, lebak bulus, dan lain sebagainya.. Awal-awal sih sempat juga ragu dan khawatir tersesat atau nyasar di negeri orang.. Haha.. Tapi seiring berjalannya waktu, kita hafal sendiri kok.. Yang penting yakin.. Ayeuna mah rek kamana ge hayu, tanpa lihat maps juga.. Hihihi..

Setiap orderan yang kita terima, kita tidak pernah tahu akan dilempar ke daerah mana.. Terkadang kita dikasih orderan ke daerah yang sebelumnya asing bagi kita.. Mau ga mau harus kita ambil, daripada entar orderan jadi anyep… πŸ˜… Kalau dulu sih suka pilih-pilih orderan, pas dapat orderan yang agak jauhan dikit, suka mamang cancel.. Haha.. Tapi lama-lama mikir juga, masa sih maennya cuma disini sini aja.. πŸ˜‚ jago kandang πŸ˜‚πŸ˜‚

Akhirnya kemanapun mamang dikasih orderan, sikaaatt.. Hehehe.. Untungnya kita jadi tahu jalan dan tahu seluk beluk berbagai daerah di kota-kota yang kita singgahi.. 😎

Nah, kira-kira begitu enaknya jadi driver ojol versi mamang.. Mungkin ada sobat baraya yang jadi driver ojol juga, silahkan coret-coretnya di kolom komentar..

Terimakasih sudah mampir. Hatur nuhun.

Pos ini dipublikasikan di Sharing Berbagi, Uncategorized. Tandai permalink.

5 Balasan ke Apa Sih Enaknya Jadi Driver Ojol??

  1. warungasep berkata:

    Waduh ternyata uwak dede adalah seorang beloger

    Suka

Thanks udah mampir dan komen barayaaa...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s