Diam di Rumah Aja.. Suatu Keputusan yang Sulit, Tapi Harus.

Sakahayangna.com – Wilujeng wayah kieu. Kumaha kabarna lur.. Sing sarehat sareng dijauhkeun tina sagala panyakit.. Aamiin.. Saat ini sedang ramai wabah virus corona covid19 yang melanda negeri kita khususnya dan dunia pada umumnya. Pemerintah sedang berupaya untuk memberantas wabah penyakit virus corona – covid19 ini. Tapi tanpa dukungan kita sebagai masyarakat, maka usaha pemerintah tersebut akan sia-sia. Salah satu himbauan pemerintah adalah supaya kita sebagai masyarakat agar mau diam di rumah saja (work from home). Hal ini dimaksudkan untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona ini. Karena saat ini sudah sangat memperihatinkan dan banyak sekali korban yang berjatuhan, lebih dari seribu kasus orang yang terjangkit virus ini lur. Ngeriii..

Ngeri lur lihat catatan tersebut..

Setelah menyimak dan memperhatikan dari info-info yang beredar, beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran penyakit virus corona covid19 ini adalah: Diam dirumah, keluar rumah bila urgent aja, sering-sering cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, pakai masker bila sakit, jangan meludah sembarangan, hindari keramaian, jaga jarak sosial, jaga kebersihan diri dengan mandi teratur dan lingkungan dengan menyemprotkan disinfektan. Perkuat imun dengan makan makanan yang bergizi, minum vitamin C dan E, berjemur dibawah sinar matahari (sekitar jam10-an), serta olah raga teratur dan istirahat yang cukup.

Untuk menghindari terinfeksi dan memutus tali penyebaran virus corona covid 19, mau ga mau kita memang harus diam di rumah lur.. Membatasi kontak sosial dan kontak fisik, seperti jaga jarak aman dan jangan bersalaman.. Demi keselamatan diri, keluarga dan orang lain.. Mengutip kata-kata om Leopold di status Facebook-nya:

“Yang penting badan kita kuat aman bang! Jangan takut Corona, biasa aja!”

Saya jawab:
“Lu mungkin 100% sehat, tapi bgmn dg orangtua/kerabat rentan lain yg terpapar virus melalui lu?”

Jangan panik, tp juga jgn takabur.
Kurangi aktifitas sosial dan kontak fisik.
Jangan jadikan diri kita perantara virus bagi orang terdekat kita.

Do it for your family or those close to you!

Nah, permasalahannya adalah ga semua orang mau dan bersedia diam dirumah alias work from home (WFH), dengan berbagai alasan tentunya.. Dilematis memang. Tapi kita butuh pengorbanan lur, kita juga ga sendirian kok.. Salah satunya mamang yang memutuskan untuk mengikuti anjuran pemerintah supaya cicing di imah wae. Ya terserah baraya sih rek kumaha, intina mah lakukan yang terbaik lah buat baraya dan keluarga..

Warung kecil-kecilan lur..

Sudah sejak awal maret ini mamang diam di rumah dan menghentikan semua aktivitas rutin mamang selama ini. Suatu keputusan yang mengandung resiko besar, tapi mamang yakin ini keputusan yang tepat.. Lah terus kumaha eta biaya sehari-hari, anak pamajikan dahar timana atuh? Alhamdulillah mamang aya usaha warung kecil-kecilan dirumah, insya allah cukuplah buat makan keluarga kecil mamang sehari-hari mah.

Berita 1 april 2020
Berita 1 april 2020

Ok baraya.. Sekian artikel mamang kali ini. Semoga menginspirasi baraya untuk diam di rumah juga. Tapi apapun keputusan yang baraya buat, pastikan itu keputusan yang tepat.. Terimakasih sudah mampir. See you.

Pos ini dipublikasikan di Sharing Berbagi, Umum, Uncategorized, Yang Ringan Aja dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Diam di Rumah Aja.. Suatu Keputusan yang Sulit, Tapi Harus.

  1. Kobayogas berkata:

    Bingung yah mang… Hiks

    Disukai oleh 1 orang

  2. Emang berkata:

    Situasina teu biasa mang, jadi kudu menghadapi dengan teu biasa oge

    Suka

Thanks udah mampir dan komen barayaaa...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s