Yamaha Mio GT Ini Sudah Berumur 6 Tahun Lebih, Masih Irit Aja Nih.. Mantaafff..

Odometer terakhir di 23.595KM

Setelah selesai menengok ibu, sore harinya mamang pamitan untuk kembali pulang ke rumah. Berat sih ninggalinnya, tapi alhamdulillah nya ada tetangga sekaligus sodara yang nemenin. 😒 Untuk jalur pulangnya mamang tidak lewat jalur seperti berangkat tadi pagi, tapi lewat jalur alternatif cihideung. Nyari suasana lain lur, biar tidak boring aja dijalan. Di jalur cihideung ini kondisi jalannya didominasi oleh tanjakan, turunan dan kelokan, khas perbukitan. Lewat sini juga kita akan disuguhi oleh pemandangan yg cukup menyegarkan mata lur.

Karena banyaknya tanjakan, jadinya betotan gas pun kudu lebih dalam lagi lur. Tapi ketika jalannya mulai menurun, ga perlu mainin gas, cukup standby di handle rem aja. Di jalur ini mamang santai aja bawa motornya, sambil menikmati musik dan pemandangan alam sekitar.. Rileks..

Memasuki jalan raya bogor barulah mengikuti irama yang ada, tapi tetap santun ya lur ga sruntulan bin alay.. Hehe.. Secara keseluruhan kondisi lalu lintas dari rumah ibu sampai rumah mamang relatif lancar lah ya tidak ada kemacetan yang berarti. Macet sedikit paling di lampu merah aja, selebihnya ramai lancar.

Oh iya, profil mamang: tinggi 165cm dan berat 56kg. Ga ada barang bawaan, paling bawa tas kecil aja yang isinya powerbank, kabel, parfum dan handsanitizer..

Sedangkan profil motor: Yamaha Mio GT, lansiran April tahun 2014. Bensin pake pertalite. Standar ting-ting, cuma roller pake kepunyaan X-Ride.. Hehe

Akhirnya sampai juga di SPBU yang sama persis ketika tadi pagi ngisi. Isi fulltank lagi lur.. Karena kita akan menghitung konsumsi bbmnya pake metode full to full.. Tak lupa minta struk pembeliannya, biar mudah menghitungnya.. Ternyata butuh 2,714L, bayar Rp21.000. Odometer terakhir juga difotoin, ada di 23.595KM.

Setelah selesai, kita catat dulu:

Odometer awal = 23.444

Odometer akhir = 23.595

Bensin = 2,714L

Kemudian kita hitung menggunakan rumus:

Konsumsi BBM = Jarak tempuh : jumlah bensin yang dibutuhkan

Jarak tempuh = odometer akhir – odometer awal

Kita cari dulu jarak tempuhnya, yaitu 23.595 – 23.444 = 151KM

Konsumsi BBMnya adalah= 151KM : 2,714L = 55,6kpl

Nah, konsumsi BBM si Gagal Tunduh, alias Yamaha Mio GT, yang sudah berumur 6 tahun lebih ini adalah sekitar 55,6kpl.. Jadi, 1 liter pertalite bisa menempuh jarak 55,6KM.

Gimana lur, irit atau tidak?

Bukan termasuk aliran sesat.. Haha

Oke lur, sekian dulu ya.. Terimakasih sudah mampir.. See you.

Pos ini dipublikasikan di Review, Sharing Berbagi, Umum, Uncategorized, Yamaha dan tag , , , . Tandai permalink.

Thanks udah mampir dan komen barayaaa...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s