Review Oli Sesat Shell Rimula R5E di Yamaha Jupiter Z1… Gleseerrr

Jadi gini lur, waktu itu mamang masih mikir-mikir kira-kira oli apa ya yang tepat buat si jetwahid yang sebentar lagi wayahna ganti oli. Sebelumnya sih pakai oli Shell Rimula R4X, tapi seperti rencana awal yang akan digantikan kalau sudah pakai 3botol. Kandidatnya sih ada tiga lur, yaitu: Eneos molybdenum, Total Quartz 7000 atau Shell Rimula R5E. Dua diantaranya sudah mamang beli dan siap eksekusi.. hehe.. Setelah menimbang dan menyimak dengan seksama, bhuahaha.. akhirnya menjatuhkan pilihan tetap memakai oli sesat dari Shell, yakni Rimula R5E.

Bukan tanpa alasan mamang memilih Shell Rimula R5E ini ketimbang yang lainnya, alasan yang paling kuat karena rasa penasaran aja sih sebenarnya.. hahaha.. Shell Rimula R4X aja udah enak, apalagi seri diatasnya pasti lebih enak lagi.. Secara harganya lebih mahal 20K, piraku rasana sarua wae.. Tapi apa benar demikian? Nah untuk menjawab rasa penasaran tersebut, langsung mamang eksekusi aja Shell Rimula R5E-nya.. hehe..

Pilihan yang sulit..

Terus kumaha rasana mang oli Shell Rimula R5E? Kelebihan dan kekurangannya gimana? Intinya sih semua kelebihan R4X ada di R5E dan kekurangannya R4X sudah diperbaiki di R5E.. Maksadna kumaha? Baca heula we ripiu Shell Rimula R4X na di artikel nu heubeul, pasti paham.. Mamang rasa sih Shell Rimula R5E ini seri upgrade dari Shell Rimula R4X..

Oke lur, berikut hasil review pemakaian oli Shell Rimula R5E di motor mamang..

Performa. Bagi mamang salah satu hal yang paling di cari dari oli sesat adalah performanya lur.. Secara umum, yang dirasakan ketika kita memakai oli sesat adalah motor terasa ringan, tarikan enteng, shifting gear terasa lebih smooth.. Begitupun yang mamang rasakan ketika memakai Shell Rimula R5E ini.. Seperti kata mamang, semua kelebihan di R4X ada di R5E.. Cuman bedanya, kalau di R4X itu kitiran bawahnya agak kurang nampol euy, tapi tengah keatasnya baru terasa ajibbbb… Nah di R5E ini bahkan sejak kitiran bawah pun powernya itu sudah ngisi, jadi ga perlu tarik gas dalam-dalam buat mengail powernya.. Kalau buat stop&go mah lumayanlah bisa diandalkan. Mau tarik-tarikan pun ayo aja.. hehe

Pos ini dipublikasikan di Review, Umum, Uncategorized, Yamaha dan tag , , , , . Tandai permalink.

Thanks udah mampir dan komen barayaaa...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s